AKTUAL   |   SALAM   |   EMAS SDK   |   SEJARAH DESA   |   SEJARAH SUKU   |   OPINI   |   RENUNGAN   |   CERITRA LEPAS   |   IMPRESSUM   |   LINKS

 

BERITA-BERITA

FOTO-FOTO

VIDEO

BUKU TAMU NEW

BUKU TAMU  OLD

 

 

Eputobi.net, 31 Juli 2011:

Dalam Video singkat berikut ini anda diajak untuk menyaksikan dua orang gadis Jerman yang bernyanyi sekaligus di Jerman dan di pantai Lato, Flores Timur Indonesia. Selamat menyaksikan!

Eputobi.net, 25 Juli 2011:

Pada tanggal 18 Juli 2011 umat paroki Santu Sixtus Pollenfeld dan Santu Johannes Pemandi Wachenzell merayakan HUT saya yang ke 40. Ada banyak kejutan yang sempat mereka ciptakan untuk menunjukan perhatian mereka. Ketika saya masih tidur lelap, sekitar pukul 01.00 dinihari ada sekelompok umat yang datang dan menempel sekian banyak poster dikeliling pastoran. Isi poster yang selalu bertuliskan angka “40” ini antara lain ucapan selamat berbahagia dan harapan semoga sehat, panjang umur dan selalu diberkati Tuhan.

Kejutan terbesar yang mereka ciptakan ialah menjemput saya siang hari di sekolah, tempat saya mengajar, dengan menggunakan traktor, menyusul perjalanan dengan traktor menelusuri jalan-jalan di parokiku. Anda diajak untuk menyaksikan foto-foto pertemuan kami pada tanggal 18 Juli dan 19 Juli yang lalu dengan sebuah klik pada foto diatas.

Eputobi.net, 15 Juli 2011

Khabar tentang prestasi gemilang SMA Titehena tahun ini, seperti diberitakan eputobi.net beberapa waktu lalu, sempat mendapat tanggapan positif dari berbagai kalangan, termasuk dari para pengunjung setia eputobi.net. Sebelum peristiwa tersebut menjadi kenyataan yang membesarkan hati setiap pencinta dunia pendidikan, eputobi.net sempat mengunjungi sekolah ini pada penghujung tahun 2010. Waktu itu eputobi.net diberi kesempatan untuk melihat dari dekat dan mendengarkan suara–suara mereka yang terlibat langsung dalam proses belajar mengajar di sekolah ini.

Cuplikan-cuplikan wawancara yang anda ikuti dibawah ini merupakan rekaman asli yang sengaja tidak di poles dengan berbagai komentar atau musik untuk menunjukan keaslian dari mereka-mereka yang berbicara.

Tahukah anda bahwa gaji guru swasta  tertinggi di SMA TITEHENA Rp. 600.000 per bulan sedangkan terendah Rp. 350.000 per bulan? “Pahlawan-pahlawan tanpa nama“ ini bersedia dibayar dibawah standar upah minimum yang berlaku di Indonesia. Sayang bahwa upah yang sudah minim ini jarang dibayar tepat pada waktunya. Melalui media ini, eputobi.net mengajak para pencinta dunia pendidikan untuk ikut peduli terhadap kesejahtraan para pendidik di sekolah ini.

     
   

Eputobi.net, 15 Juli 2011:

"Dengan semangat 17 Agustus 1945 kita eratkan nilai persatuan dan persaudaraan demi terwujutnya Lewoingu yang damai dan berparadigma budaya", demikian tema perayaan memperingati HUT kemerdekaan RI ke 65 di Eputobi, Flores Timur, pada tanggal 17 Agustus 2010. Cuplikan Video yang sudah berusia satu tahun ini menampilkan sebagian kecil dari begitu bayak aktivitas dan partisipasi seluruh warga Eputobi dalam memeriahkan hari Kemerdekaan bangsa Indonesia. Selamat menikmati!

 

Eputobi.net, 12 Juli 2011:

Berikut ini anda diajak untuk menyimak kegembiraan anak-anak kelas tiga di sebuah Sekolah Dasar (SD) Jerman  yang ada di parokiku dalam menyanyikan lagu populer Indonesia dengan judul "Di sini senang di sana senang". Cuplikan Film yang sudah berdominsili di youtube ini memang hanya bisa dinikmati oleh mereka yang mengakses internet berkecepatan tinggi. Silahkan klik pada symbol Play yang tampak pada flash di bawah ini.

Selain cuplikan film anak-anak di atas, eputobi.net juga sudah menampilkan beberapa Film hasil rekaman tahun lalu, saat warga eputobi merayakan HUT Kemerdekaan RI yang ke 65. Pada waktu itu panitia penyelenggara sempat mempromosikan SEPAK BOLA RIA, yang rupanya belum pernah kita temukan di ajang sepak bola internasional. Silahkan menyimak beberapa cuplikan berikut ini atau langsung saja ke youtube eputobi.net dengan mengklik DISINI!

     

KLIK DI SINI untuk melihat lebih banyak lagi!

Eputobi.net, 18 Mei 2011:

Sebuah berita menggembirakan diterima eputobi.net hari ini. SMA Titehena mengukir prestasi gemilang dalam lembaran sejarahnya yang baru berusia Balita. Tahun 2011 merupakan tahun ketiga bagi SMA ini dalam pengabdiannya mempersiapkan siswa siswi kita untuk mengambil bagian dalam ujian Nasional yang diselenggarakan pemerintah Republik Indonesia.

Kalau tahun 2010 merupakan tahun kelabu yang sempat menciutkan semangat para siswa dan pendidik yang terlibat dalam proses belajar mengajar di sekolah ini akibat ketidakberhasilan mereka dalam ujian nasional 2010 (0 % lulusan), maka tahun 2011 merupakan tahun cerah yang terlalu indah untuk dilupakan. Prestasi yang berhasil diraih sekolah ini di tahun 2011 ialah SERATUS PERSEN, sejajar dengan tujuh sekolah lain di Kabupaten Flores Timur. Tujuhbelas orang siswa yang diutus SMA Titehena untuk mengikuti ujian nasional dinyatakan lulus dan patut memperoleh ucapan proficiat dari kita semua pengunjung Eputobi.net. Salah seorang siswa mereka yang berasal dari Konga, malah berhasil meraih NEM Matematika tertinggi di tingkat Kabupaten Flores Timur.

Lewat media ini, eputobi.net mengucapkan proficiat bukan hanya bagi para siswa tetapi juga kepada semua pihak yang terlibat dalam proses belajar mengajar di sekolah ini, terutama bagi para guru, orang tua dan wali murid. Semoga prestasi gemilang yang diraih tahun ini menjadi sumber energi baru bagi proses pendidikan di sekolah ini selanjutnya. HIDUP SMA KITA TERCINTA: TITEHENA!

Tujuh sekolah lain di Kabupaten Flores Timur yang juga meraih 100 % ialah: Seminari San-Dominggo Hokeng, SMA Negri I Larantuka, SMA Negri I Solor Barat, SMA Negri Muhamadiyah Weiwerang, MA Al Baraa´h Weiwerang,  SMA Negri I Tanjung Bunga dan SMA Ile Boleng Adonara.

Eputobi.net, 13 Mei 2011:

Sejak beberapa minggu terakhir ada penghuni baru yang menjadi tamu di pastoran tempat saya tinggal. Di salah satu "rumah kecil" yang terletak di halaman pastoran, tempat menyimpan alat-alat perkebunan, sebuah keluarga burung pipit membangun sarangnya di bagian atas dari pintu masuk. Sarang ini kini menjadi istana mungil bagi lima ekor burung yang baru menetas beberapa hari lalu. Makanan-makanan kecil berupa sisa roti atau buah-buahan yang saya letakan di samping sarang selalu ludes dimanfaatkan induk burung untuk diri dan keturunannya.

Di Jerman dan Eropa pada umumnya orang sangat menyayangi binatang. Membunuh burung merupakan salah satu tindak kriminal yang tidak ditolerir oleh orang-orang Jerman dan undang-undang Jerman. Hasilnya tampak pada banyaknya burung liar yang hidup seolah-olah bersahabat dengan manusia, sama seperti binatang piaraan.

Saya teringat kebiasaan di kampung sewaktu kecil: tembak burung (pasa kolong) dengan menggunakan ketepel. Rupanya kebiasaan buruk ini semakin diperkuat dengan hadirnya sekian banyak senapan angin murahan akhir-akhir ini. Akibatnya banyak jenis burung yang pernah kita kenal dulu, kini lenyap dari lingkungan alam kita. Mungkin kini saatnya kita sosialisasikan sikap mencintai binatang, terutama burung-burung, dan menerapkan sanksi hukum yang serius bagi para penembak burung! Saya yakin hanya dengan cara ini, persahabatan antara manusia dan binatang, seperti yang saya alami saat ini di negri orang, bisa juga dialami oleh generasi-generasi muda sesudah kita. Berikut ini beberapa foto yang saya buat dari burung-burung penhuni pastoranku. Klik saja pada gambar yang disiapkan diatas!

 

Eputobi.net, 12 Mei 2011:

Dalam rangka memperingati hari Ibu pada tanggal 8 Mei 2011, anak-anak calon penerima sakraman krisma di paroki saya menjual bunga mawar untuk siapa saja yang membutuhkan. Dana yang berhasil dikumpulkan dari penjualan bunga mawar ini akan disumbangkan lagi untuk melanjutkan pembangunan SMA TITEHENA. Kemungkinan besar Dana ini akan dipakai untuk membeli pintu atau jendela untuk sekolah.

Sementara ini dari Indonesia eputobi.net menerima kiriman foto gedung SMA dan sejumlah kursi serta meja baru yang disumbangkan oleh sekelompok anak muda Jerman yang tergabung dalam "Burschenverein", seperti yang sudah diberitakan beberapa waktu lalu. Foto-foto tersebut sudah saya muat di website paroki kami: www.kirche-pollenfeld-wachenzell.de. Bagi yang berminat klik saja di siniuntuk lansung melihat foto-foto tersebut.

Eputobi.net, 04 Mei 2011:

Hari ini eputobi.net menerima dan menerbitkan tulisan dari Bapak Blasius Manuk di Denpasar tentang sejarah Suku Manuk. Bagi yang berminat silahkan membaca tulisan beliau di kolom SEJARAH SUKU. Mudah-mudahan sumbangan beliau ini menjadi dorongan bagi yang lain untuk menulis sejarah suku mereka.

Menceritrakan kembali sejarah tidak berarti menghina atau menjelekan suku-suku yang terlibat dalam sejarah yang diceritrakan tetapi mengajak para pembaca untuk melihat dan menilai dengan kacamata sendiri apa yang sudah terjadi di masa lalu dan memberi kesempatan kepada generasi muda untuk belajar dari peristiwa dan pengalaman hidup di masa lampau. Yang jelek ditinggalkan, yang baik dipelihara dan diwariskan! Selamat mencoba!

Baca berita-berita sebelumnya KLICK DISINI !

 

 

ARSIP BERITA:

AKTUAL   |   SALAM   |   EMAS SDK   |   SEJARAH DESA   |   SEJARAH SUKU   |   OPINI   |   RENUNGAN   |   CERITRA LEPAS   |   IMPRESSUM   |   LINKS