27 Juni 2007, eputobi.net:
Diskusi tentang penulisan sejarah Lewoingu kini diperpanjang oleh P. Bernard Hayong SVD dengan mengajukan sejumlah pertanyaan dalam tulisannya yang diterima hari ini oleh eputobi.net.
Bagi yang berminat, selamat membaca
tanggapan 3.
Eputobi.net mengucapkan terimakasih kepada P. Bernard Hayong SVD atas kirimannya.

25 Juni 2007, eputobi.net:
Hari ini eputobi.net menerima sebuah artikel dalam bahasa inggris yang di tulis oleh P. Konrad untuk memberi kesempatan kepada mereka yang berbahasa inggris, mengenal lebih dekat Kampung Eputobi, desa Lewoingu. Terimakasih kepada P. Konrad atas karyanya ini. Selamat membaca "welcome"!

22 Juni 2007, eputobi.net:
Eputobi.net mengucapkan terimakasih kepada Bapak Drs. Don Kumanireng yang pada hari ini mengirim sebuah artikel menarik, yang membuka diskusi lebih lanjut tentang penulisan sejarah desa Lewoingu, kampung Eputobi. Selamat membaca isi tulisan beliau pada bagian "Tanggapan 2". Beliau juga mengirim edisi ke-3 dari buletin 50-tahun SDK Eputobi, yang kaya dengan informasi baru dan menarik. Buletin ke-3 ini menyandang nama baru: "UIN TOU LEWOINGU". Selamat membaca!

13 Juni 2007, eputobi.net:
Selamat membaca dua e-mail kiriman Herman Bele Hayong dari Jakarta, yang di terima eputobi.net kemarin dan hari ini, serta sebuah e-mail jawaban eputobi.net:

----- Original Message -----
From: "herman hayong" <
hers_imp@yahoo.com <mailto:hers_imp@yahoo.com>>
To: <
arnold@eputobi.net <mailto:arnold@eputobi.net>>
Cc: <
konradsvd@yahoo.com <mailto:konradsvd@yahoo.com>>
Sent: Tuesday, June 12, 2007 9:28 AM
Subject: TERIMA KASIH

Sebagai bagian dari orang Lewoingu, saya sangat
berterima kasih atas diterbitkannya situs ini sebagai
media komunikasi antara kita. Saya membaca banyak
informasi penting dari situs ini. Saya akan memberikan
beberapa catatan tapi sedang saya kaji. Saya
mengetahui situs ini karena kebetulan beberapa bulan
yang lalu saya bertemu Pater Konrad di Ledalero,
untuk itu saya ucapkan banyak terima kasih untuk Pater
Konrad. Kak Arnold masih ingat saya khan? Dulu kita
sama-sama di seminari San Dominggo Hokeng.Saat ini
saya bekerja di DPR-RI sebagai salah seorang Staf
Ahli. Banyak juga informasi yang saya peroleh dan
sudah saya komunikasikan dengan Kaka Mikel Kelen.
Terakhir saya ke Eputobi dan lewolaga pada bulan Maret
2007. Saya dapat berita dari lewotanah yang kurang
baik, yakni saudara-saudara kita di Eputobi terbagi
dalam dua blok, akibat Persainagan Pemilihan Kepala
Desa kemarin. saya dapat info ini pertama dari Pater
Konrad di Ledalero, kemudian saya ke Eputobi untuk
kunjung keluarga dan ternyata keadaan yang diceritakan
Pater Kondrad itu benar. Dalam Bulan Juli ini saya
rencana pulang ke Lewolaga dan Eputobi lagi. Semoga
ada perkembangan baik di sana. Sekali lagi Terima
Kasih atas Situsnya. saya akan kirimkan beberapa
berita dan informasi pada kesempatan berikut.

Salam dan Doa

Herman Bele Hayong

----- Original Message -----
From: "Arnold Manuk" <
arnoldmanuk@yahoo.de <mailto:arnoldmanuk@yahoo.de>>
To: "herman hayong" <
hers_imp@yahoo.com <mailto:hers_imp@yahoo.com>>
Sent: Tuesday, June 12, 2007 9:55 AM
Subject: Re: TERIMA KASIH

Hallo Herman,
Selamat bertemu kembali. Saya senang bisa berjumpa kembali denganmu lewat media ini. Maaf, tapi go tidak bisa bedakan lagi, Herman yang gaeheng. Nolo waktu seminari Hokeng, memang go koi Herman, pa Tanjo anaang. Tapi lango raeng ia Lewolaga. Kedi Herman dari Eputobi, go rasa amuung yang pernah sekolah lali Hokeng waktu go KPA. Jadi pasti mo piing, Herman yang dari Lewolaga. Tentu go peteng mo dera. Terutama waktu libur dan main drama "Lembah Maut San Salvador". Mo waktu peeng pemeran utama.
Proficiat untuk keberhasilanmu, sampai menjadi staf ahli di DPR RI.
Go merasa turut berbangga karena salah seorang lulusan seminari bisa
berhasil sejauh itu. Semoga Herman tidak lupa orang-orang Katolik kita di
Flores, dan yang paling penting, tidak lupa pendidikan Katolik yang pernah
Herman peroleh di Seminari Hokeng.
Saya minta ijin menerbitkan emailmu di berita aktual eputobi.net. Bolehkan?
Selamat berkarya.
Sampai jumpa lagi.
Arnold

----- Original Message -----
From: "herman hayong" <
hers_imp@yahoo.com <mailto:hers_imp@yahoo.com>>
To: "Arnold Manuk" <
arnoldmanuk@yahoo.de <mailto:arnoldmanuk@yahoo.de>>
Sent: Wednesday, June 13, 2007 9:00 AM
Subject: Re: TERIMA KASIH

Saya sangat senang kalau Pater bisa masukan e-mail
saya dalam berita aktual Eputobi.net.

Waktu saya tiba di Eputobi bulan Maret lalu memang
Keadaan di sana sudah lebih bagus terutama soal Tata
Desanya. Memang beberapa waktu yang lalu saya sempat
ketemu Kak mikel Kelen dan dia minta saya untuk
memasukan desa lewoingu ke dalam daftar desa penerima
dana Subsidi BBM tahap ke dua. Kebetulan soal dana ini
saya yang ikut menentukan di DPR-RI. Jadi saya sudah
masukan untuk desa Lewolag, Konga, Kanada serta
Lewoingu dan hampir semua desa di Kecamatan Titehena.
Memang saat itu saya dapat protes cukup keras dari
Pihak Pemda Flotim karena jumlah desa di kecamatan
Titehena lebih banyak dapat dana tersebut. Dan dengan
dana tersebut di desa Lewoingu sudah dibuat Jalan
Rabat Semen hampir di seluruh Desa. saya senang karena
Masyarakat kita tidak menyalagunakan dana tersebut dan
setelah saya cek ke Pa Bupati Flotim ternyata
tanggpannya cukup positif. Hal ini akan lebih
mempermudah saya untuk memperjuangkan program-program
lainnya untuk masyarakat, kaka ari semua rae lewo.
saat ini go sedang berusaha memasukan program untuk
perbaikan dan revitalisasi Sawah di konga. saya sudah
bicara dengan Pa Bupati Flotim dan Proposalnya go
terima kae. Ada juga banyak program lain yang
menyangkut kehidupan saudara-saudara kita sedang saya
pelajari dan akan diperjuangkan pada tahun anggaran
2008 nanti. Doakan agar semuanya dapat berjalan dengan
baik. Salam dan Doa saya untuk Pater. Semoga dalam
Karya dan Pengabdian Pater senantiasa dilimpahi berkat
berlimpah dari Yesus. Salam sayang saya juga untuk
Adik P. Bernard Hayon di Roma. Saya pernah ketemu dia
di Ledalero setahun yang lalu.
akhirnya terima kasih dan doaku senantiasa kuiklaskan
untukmu semua.

Herman Bele Hayong


12 Juni 2007, eputobi.net:
Eputobi net tampil hari ini dengan wajah baru dan membawa serta satu halaman baru yakni: kumpulan video! Video -video yang disajikan di sini hanya bisa diakses oleh mereka yang memiliki jaringan internet cepat.
Selain itu para pengunjung juga dipermudah mengakses berita-berita dari Kompas, Pos Kupang dan lain-lain, seperti yang anda saksikan pada lajur paling atas dari eputobi.net. Selamat menikmati.


9 Juni 2007, eputobi.net:
Berikut ini ditampilkan copy email Pater Dr. Konrad Kebung SVD yang amat penting sebagai informasi untuk kita semua, pencinta sejarah Lewoingu:

----- Original Message -----
From:
P. Konrad Kebung <mailto:konradsvd@yahoo.com>
To:
Arnold Manuk <mailto:arnoldmanuk@yahoo.de>
Sent: Thursday, June 07, 2007 12:23 AM
Subject: Re: Catatan Kritis untuk Nukilan Sejarah Lewoingu

Arnold yang baik,
Salam dan terimakasih untuk ucapan salam ulang tahun tahbisan. Go baru peung dari Ende jadi agak terlambat membacanya.
Juga terimakasih atas penerusan email catatan kritis dari bapak Rafael Raga Maran, yang sangat bagus, masuk akal dan lebih gampang diterima. Go justru sengaja masukkan di sana untuk mengumpan anak-anak lewotanah berpartisipasi dalam studi ini. Memang go rencana untuk juga mengolahnya secara filosofis-hermeneutis asal semua hikayat sudah terhimpun baik, supaya kita punya data narasi yang lengkap untuk bisa membuat tafsiran. Karena itu yang saya perlu adalah:
1) hikayat itu dalam bentuk asli (cara orang dulu bercerita pada umumnya lebih bersifat fiktif untuk orang sekarang, dongeng, dll). Asal orang tidak memanipulasi sejarah yang sebenarnya. Tradisi lisan ini dituruntemurunkan dan tidak terelak dari pelbagai macam perubahan atau karangan-karangan lain.
2) studi kritis-hermeneutis ini perlu asal semua sumber asli sudah tersedia, dan ini adalah tugas kita anak-anak sekarang yang hidup dalam dunia logis -kritis rational ini.
Kalau Arnold punya pandangan-pandangan lain ttg ini juga infokan kepada saya.
Harap kita akhirnya menemukan suatu sejarah peradaban yang benar dan baik, dan yang diterima oleh orang-orang Lewoingu.
Catatan Rafael akan saya teruskan ke eputobi untuk dikonfrontasikan dengan para narasumber yang sudah memberi informasi kepada Kobus...juga saya minta ingo maran untuk mencermati semuanya itu.

Salam selalu
P.Konrad


5 Juni 2007, eputobi.net:
Lewat kolom berita aktual ini eputobi.net menyampaikan dua informasi pelengkap kepada semua pembaca sehubungan dengan artikel tulisan Bapak Rafael Raga Maran M. Hum, Drs., sebagai berikut:

Pertama: penulisan kata "nino" dalam bahasa Spanyol tidak dapat di tampilkan secara benar oleh editor komputer saya. Mohon maaf dan harap maklum! Bagi mereka yang ingin mengetahuinya secara benar silahkan hubungi eputobi.net untuk mendapatkan teks asli.

Kedua: Berikut ini ditampilkan dua buah copy email yang mungkin bermanfaat bagi pemahaman kita lebih lajut tentang artikel tersebut di atas.

Arnold Manuk <arnoldmanuk@yahoo.de> wrote:
Nana Rafael Maran yang baik,
Terimakasih atas kerja keras moeng menilai secara kritis dan logis penulisan sejarah Eputobi. Go sangat tertarik membaca isinya. Artikelmu betul-betul memperluas wawasan pemahaman kita tentang sejarah titeeng. Go sendiri sebagai "orang asing" memang tidak tahu banyak tentang sejarah Lewoingu. Go lahir dan besar di Palue, kedi hubungan goeng noong Eputobi sebetulnya hanya terbatas selama tiga tahun, waktu go sekolah rae SMP Swadaya Tuakepa. Karena itu, sekali lagi terimakasih. Satu pertanyaan saya sehubungan dengan Artikel itu ialah sumber yang Nana Pakai. Tentu ada lebih banyak penafsiran hermeneutis yang Nana pakai untuk menulis Artikel. Tapi juga sumber lisan. Sayang bahwa sumbernya tidak disebutkan. Apakah ini ada hubungannya dengan warisan Tradisi suku Maran atau otoritas Suku Maran yang nana miliki, sebagai suku yang "menceritrakan" sejarah? Kalau ada kesempatan, tolong tulis juga tentang ini. Atau tentang sejarah suku Maran?
Salam sejahtra. Piaang di jam 01.15 rema tukang kae. Go musti turukeng kia. Beta keriang ayaang dera.
Nanti baru sambung lagi. Arnold

----- Original Message -----
From:
Raga Maran <mailto:ragamaran@yahoo.com>
To:
Arnold Manuk <mailto:arnoldmanuk@yahoo.de>
Sent: Tuesday, June 05, 2007 1:52 AM
Subject: Sumber penulisan artikel

Nong Arnold Yang Baik,

Terimakasih atas emailnya, yang pi guleng mi go baca.
Mengenai sumber penulisan artikel yang go kirim neng me adalah sebagai berikut:
1. Tradisi Lisan Warisan Nenek Moyang Ata Maran (Ata Maraneng Raeng), yang memang dalam beberapa hal berbeda dengan versi lisan lain yang berkembang di Lewoingu. Tradisi lisan itu dipelihara dengan sangat baik dari generasi ke generasi.
2. Dari riset yang dilakukan oleh Kakak goeng Plasidus Nuba Ata Maran, sejak tahun 1973.
3. Dari riset yang sedang go lakukan sendiri selama beberapa tahun terakhir, baik riset di kampung, maupun riset kecil-kecilan mengenai kemungkinan adanya pengaruh bahasa-bahasa tertentu, misal bahasa Jawa, bahasa Sunda, bahasa dll terhadap pembentukan kebudayaan kita. Mulanya ini hanya iseng-iseng, tapi makin lama makin menarik. Riset ini akan dikembangkan lebih jauh. Mudah-mudahan ada manfaatnya bagi orang lain juga.
4. Dan dari sumber yang sukar untuk dikemukakan kepada orang-orang lain, karena kalau dikemukakan orang-orang cenderung tidak percaya, yaitu dari inspirasi-inspirasi yang muncul ketika saya berusaha keras untuk mengerti sejarah Lewoingu, terutama ketika saya berusaha untuk mengerti istilah-istilah kunci dalam sejarah Lewoingu.

Itu Nong sedikit penjelasan mengenai sumber penulisan artikel goeng neng me. Go noong kakak goeng Plasidus sedang mengerjakan penulisan sejarah Lewoingu, berdasarkan sumber-sumber dan bahan-bahan yang kami miliki, dan tentu saja Sejarah Suku Ata Maran. Dalam hal ini, kami berusaha untuk terbuka terhadap berbagai sumber dari tradisi lisan yang ada di Lewoingu. Tapi kami tidak mau terburu-buru agar bisa dihasilkan suatu karya yang berguna bagi banyak orang.

Terima kasih aya' atas perhatian moeng, Nong, atas artikel yang go kirim neng me.

Salam dan doa selalu dari Jakarta.
Nana: Rafael Maran


4 Juni 2007, eputobi.net:
Sebuah catatan kritis tentang nukilan sejarah desa Lewoingu diterima pada hari ini oleh eputobi.net.
Eputobi.net mengucapkan terimakasih kepada Bapak Rafael Raga Maran, M. Hum, Drs., Dosen tetap pada Universitas Tarumanagara Jakarta, atas sumbangannya yang tentu sangat berharga bagi semua pembaca sejarah desa kita Eputobi. Selamat membaca: Tanggapan 1

31 Mei 2007, eputobi.net:
Selamat menyaksikan album pertama eputobi.net. Bagi siapa saja yang ingin agar foto-fotonya ditampilkan, kirim saja foto-foto anda ke alamat ini: arnold@eputobi.net

18 Mei 2007, eputobi.net:
Hari ini eputobi.net menerima edisi pertama dan edisi kedua buletin "50 Tahun SDK Eputobi" yang diterbitkan di Kupang oleh Bpk. Drs. Don Kumanireng beberapa waktu lalu dan kini sudah tersebar di berbagai kalangan. Bagi mereka yang belum menerima copy kedua nomor awal buletin tersebut, silahkan membacanya di sini:

            Buletin edisi 2           


            Buletin edisi 1           

14 Mei 2007, eputobi.net:
Pada tanggal 2 Juni 2008 yang akan datang, P. Dr. Konrad Kebung SVD, akan memasuki tahun ke 25 dalam hidupnya sebagai seorang imam Serikat Sabda Allah. Puncak perayaan ini pastih akan dirayakan setahun kemudian, pada tanggal 2 Juni 2009.
Sebagai orang Eputobi kita semua turut bersyukur kepada Tuhan bersama P. Dr. Konrad Kebung SVD atas penyelenggaraan dan bimbinganNya selama ini.
Untuk mengenal lebih dekat P. Dr. Konrad Kebung Beoang, Eputobi.net menyediakan ruang khusus untuk beliau. Selamat membaca dan mari kita mendoakan beliau.