29 Pebruari 2008, eputobi.net:

Yang tersirat dari polemik antara R.R.M dan D.D.K (1)

Salam untuk semua warga Desa Lewoingu. Salam taan "Uin Tou".
Sejauh mengikuti semua informasi dan polemik antara R.R.M dan D.D.K di situs ini saya coba membuat peta persoalan sebagai berikut:

Dari informasi di situs, terbaca bahwa Akim Maran di temukan tewas di Blou. Adalah wajar bahwa kematian Akim di pertanyakan oleh pihak keluarga, setelah melihat fakta-fakta fisik pada tubuh Akim. Pertanyaan pihak keluarga menuntut mereka untuk mencari pelbagai bukti kemungkinan kematian Akim yang menurut mereka tidak wajar.

Cara mengumpulkan bukti
R.R.M dalam Blog Atamaran memaparkan sejumlah informasi yang dianggap sebagai "indikator" ketidakwajaran kematian Akim. Dalam informasi itu terselip "dugaan-dugaan keterlibataan sejumlah orang Eputobi". Dugaan ini di proklamirkan setelah "arwah Akim Maran melalui adik berkaka Mery dan Flory Koten menceritakan kronologi kematian Akim" (versi blog R.R.M). Dugaan ini tentu saja memancing reaksi dari orang-orang yang namanya disebut sebagai yang terlibat dalam kasus kematian Akim.

Terlepas dari bukti-bukti lain temuan keluarga Atamaran, saya lebih menyoroti pengumpulan data lewat kesurupan ini, karena dari sinilah terungkap "kecurigaan Atamaran" untuk memproses ulang kasus kematian Akim, yang sebelumnya sudah di tutupi oleh pihak kepolisian di Flores Timur dengan mengumumkannya sebagai kecelakaan murn. (Cfr info R.R.M)

Persoalan kita :

1.Arwah Akim Maran yang berbicara lewat Mery dan Flory Koten, melahirkan reaksi terutama dari pihak-pihak yang di sebutkan namanya. Bagaimana menilai fakta ini?

a). "Kenyataan arwah yang berbicara melalui orang lain" memang agak sulit di pahami secara akal sehat. Dan kenyataan ini menurut laporan R.R.M terjadi juga di Eputobi sewaktu kematian Ipa Bastian Kwen, melaui anaknya Merry Kwen. Bagaimana proses arwah yang bicara, kita hanya mendengar sewaktu seseorang kesurupan. Peristiwa kesurupan seseorang dan kebenaran dari kisah yang ceritakannya adalah ambigu. Dalam arti bisa terbukti, bisa juga tidak terbukti.
Tetapi satu hal yang mesti kita sadari adalah bahwa kesurupan adalah satu fenomena dan peristiwa yang terjadi di luar kesadaran normal seseorang.

b). Dari persolan polemik, kita belum bisa membuktikan kebenaran pengungkapan kasus kematian Akim Maran, yang berbicara melalui Mery dan Flory Koten. Kita tetap menanti jika kepolisian dan pihak di pengadilan mau mengkaji peristiwa ini sebagai alat bantu menangani kasus kematian amik.

c.Kalau seandainya pihak keluarga Atamaran masih memproses persoalan ini, maka kita (warga desa Lewoingi) sedapatnya mengambil sikap tidak mempersalahkan baik Mery maupun Flory. Saya menegaskan sikap ini; bahwa si Flory maupun Merry Koten, apapun alasannya tidak bisa di persalahkan. Mengapa? Beberapa alasan; Perilaku seseorang dalam kesurupan (termasuk menceritkan semua kronologis peristiwa Akim), adalah perilaku seseorang di luar kesadaran normalnya sebagai manusia. Si Flory dan Merry sendiri tidak tahu apa yang di ungkapkannya sewaktu dia dalam keadaan kesurupan. Peristiwa kesurupan itu di luar kehendak mereka sendiri. Mereka berada dalam satu kondisi di mana mereka tidak "sanggup" bertindak sebagai mana mereka berada dalam kesadaran yang normal. Kita bisa membandingkan dengan kenyataan mimpi seseorang. Ketika saya mimpi bahwa seseorang mercuri atau di gigit ular; peristiwa "mimpi" ini saya tidak bisa tolak, ini adalah fakta alam bawah sadar kita, sebagaimana kajian ilmu psikis atau psikologi.

d.Karena itu si Flory dan Merry tidak dapat dipersalahkan. Pertanyaan kita mengapa si Flory yang harus kesurupan dan berbicara tentang kronologi kematian Akim? Ini adalah sebuah pertanyaan yang tidak bisa dijawab. Karena itu ada kemungkinan reaksi emosional, marah, benci, dendam, dari orang-orang yang namanya di sebutkan dalam kesurupan ini terhadap Flory dan Merry, atau keluarga Pius Koten. Permasalahan menjadi besar ketika orang mulai memarahi Florry atau Merry lalu menghubungkannya dengan pelbagai embel negatip sampai meluas ke bapak mereka Pius Koten. Masalah di perluas dan cakupan orang yang terlibat juga semakin meluas. Tidak lagi antar pribadi tetapi mungkin antar kelompok. Melebarkan persoalan adalah pemicu sebuah konflik.

2.Bagi Keluarga Atamaran (R.RM) kesurupan Flory dan Merry satu "temuan" baru yang di jadikan "data" untuk di gali, dianalisis dan ajukan sebagai sebagian dari bukti dugaan tidak wajar kematian Akim Maran. Sayangnya pengolahan data dengan penyebutan beberapa nama ini di lihat sebagai "tuduhan" yang melibatkan Mikael Kelen cs. Tentu adalah hak pihak yang dicurigai (tertuduh) membuat pertahanan diri sebagaimana yang di wakili oleh .D.D.K dalam "Tangapan terhadap blog Atamaran".

3."Kekerasan" dalam polemik R.R.M dan D.D. K.
Membaca keduan tulisan baik R.R.M maupun D.D.K secara pribadi saya menemukan satu uraian panjang "permusuhan" karena dalam tulisan dan tanggapan itu, keduanya meluaskan dan melebarkan persoalan. Persolan diperluas karena mereka tidak hanya berargumen atas pemikiran, pendapat dan analisis masalah kematian Akim, tetapi ada kecenderungan "menyerang" pribadi. Hal ini dapat di lihat dalam diksi atau pilihan kata yang mereka gunakan untuk menulis di dalam eputobi net. Beberapa contoh;
Dari tulisan R.R.M
Orang terpelajar seperti Donatus Doni Kumanireng pun ikut menuding-nuding kepala Suku Ata Maran, sambil menyerukan, kau Gena, kau Gena, berkali-kali, seakan-akan orang bernama Gena itu yang menimbulkan masalah. Orang ini pun sempat melecehkan ketiga suku keturunan Gresituli dengan mengatakan, "Gresituli dan keturunannya lebih rendah levelnya dibandingkan dengan level Kumanireng." Dia juga berujar, bahwa pihak Kumanireng pun berhak melakukan upacara adat (edeng) sampai di Selebakeng

Dari tulisan D.D.K ada ungkapan seperti ocehan orang sakit jiwa (point- pengantar), monster (point 9 - bertobatlah ) yang di tuduhkan kepada R.R.M. Juga ada penilaian pembohongan atas sejarah Lewoingu dari keluarga Atamaran.

4. Permusuhan terselubung ?
Beberapa contoh ini dapat menujukkan bahwa argument yang berawal dari persolan kematian Akim Maran meluas menjadi serangan antar pribadi (R.R.M dan D.D.K), bahkan antar kedua suku ; Ata Maran dan Kumanireng. Pertentangan antar kedua pribadi dan kedua suku di paparkan keduanya dalam pelukisan tentang sejarah Lewoingu, tentang suku-suku pertama di Lewoingu, tentang batas tanah, tentang acara adat di TKK Lewoingu, tentang kepemimpinan Mikhael Torangamang Kelen sebagai Kepala Desa Lewoingu, tentang proses pemilihan kepala desa dan hasilnya, tentang kepribadian Akim Maran di desa Lewoingu.

Justru pelebaran masalah ini kedua pihak yang berusaha mencari kebenaran di Lewoingu, menciptakan satu persolan baru lagi; Siapakah pemilik kebenaran itu? Apakah kedua suku ini? Tidak heran kalau dalam kolom buku tamu di www.eputobi.net, ada yang mengungkapkan kekecewaan dengan mengatakan ; " kalau mio pe sekolah belolahang juga gening graha ke, kedi ra yang rae lewo, yang sekolah hala mau belajar dari hege" . Satu ungkapan ketidakpuasan karena ketidak-cermatan dalam memilah persoalan. Keduanya "rajin" mengumpulkan fakta kelemahan lawan untuk di tawarkan kepada publik pembaca. Inilah kelemahan argument antara R.R.M dan D.D.K dalam eputobi net. Kelemahan argument yang lain adalah saling "memvonis". Ketika seseorang memvonis orang lain dengan diksi atau pemilihan kata-kata tertentu, ia sekaligus memproklamirkan "permusuhan". Dan hanya kepada seorang "musuh" seseorang berani memaklumkan tindakan paling keji. Hanya kepada musuh, seseorang membenarkan tindakan kejinya, sebagai senjata pembelaan dirinya dan sebagai bukti kebenaran berada di pihaknya.

Salam Uin To'u
Nard Hayon
15 Pebruari 2008, eputobi.net:

Selamat membaca tanggapan Bapak Don Kumanireng terhadap tulisan-tulisan di Blog Atamaran. Sumbangan Bapak Don Kumanireng sudah ditampilkan juga di Eputobi net dengan judul:
D. D. KUMAN.

29 Januari 2008, eputobi.net:

Bagi yang berminat membaca berita dari Eputobi yang ditulis oleh Bpk. Rafael Raga Maran, silahkan klik di sini:
Khabar dari Kampung. Selengkapnya lihat blog pribadi Bpk. Rafael R. Maran yang sudah dimunculkan eputobi.net dengan judul: R. R. MARAN dan homepage ATAMARAN, khususnya pada bagian Khabar dari Kampung yang sering di update: http://www.geocities.com/atamaran_rr/homepage.html

25 Januari 2008, eputobi.net:

----- Original Message -----
From: "sr_hilde" <
hilyon@cbn.net.id <mailto:hilyon@cbn.net.id>>
To: <
arnold@eputobi.net <mailto:arnold@eputobi.net>>
Sent: Friday, January 25, 2008 10:16 AM
Subject: Form posted from Microsoft Internet Explorer.

Saya senang dengan situs ini dan makin diperkaya berhubung saya lebih banyak tinggal diluar NTT dan tidak terlalu mengerti soal lewotanah. Kiranya dengan ini pula komunikasi juga info dapat diperkaya dan saling berbagi informasi entah keuangan dan lain lain. Saya akan mencoba dengan mengirim info tentang keuangan atau cara pengelolaan keuangan yang sederhana sehingga saja siapa tahu bisa bermanfaat untuk siapa saja yang membuka situs ini.

Komentar:
Silahkan kirim Sr. Hilde. Kami tunggu dengan senang hati!

18 Januari 2008, eputobi.net:

Halaman baru:

Wajah dan isi Eputobi.net yang selama ini jarang di update kini mengalami sedikit perubahan dengan menampilkan sebuah halaman baru: "Karya Ilmiah". Selamat membaca tulisan pertama pada halaman ini yang dikirim oleh
P. Bernard Hayong SVD dari Roma, Italia.
Selain penambahan halaman, eputobi.net juga sengaja memaparkan beberapa link baru untuk mempermudah anda memperoleh informasi dari NTT. Pada bagian
Video, anda juga menemukan beberapa perubahan kecil yang menarik. Selamat menikmati!


13. Nov 2007, eputobi.net:

Berita Gembira:

Hari ini saya mendapat informasi resmi dari P. Winklehner OSFS lewat email, bahwa Biarawan OSFS di Jerman membantu pembangunan gedung serba guna kita di Eputobi dengan uang sebanyak 3000 Euro. Atas persetujuan Pater Konrad Kebung SVD, hari ini sudah di transfer 1500 Euro ke nomor rekening Pater Konrad yang ada di Jerman. Sisanya akan menyusul bulan Januari atau pebruari, setelah ada laporan dari Lewotana. Kita doakan semoga sumbangan kecil ini turut memberi motivasi bagi masyarakat kita di Eputobi dan di mana saja mereka berada. Kita juga mengucapkan terimakasih kepada Serikat OSFS atas sumbangan ini. Bagi mereka yang ingin mengenal Serikat ini, silahkan klik pada homepage yang di terbitkan oleh P. Winklehner OSFS dengan alamat sebagai berikut:
www.salesianum-rosental.de
     P. Arnold     

12. Nov 2007, eputobi.net:

----- Original Message -----
From:
Raga Maran <mailto:ragamaran@yahoo.com>
To:
Nong Arnold <mailto:arnoldmanuk@yahoo.de>
Sent: Thursday, November 08, 2007 12:29 PM
Subject: Beberapa Foto

Nong Arnold Ybk
Salam herung muri'
Yang go kirim neng mi adalah beberapa foto untuk album eputobi.net. Foto-foto itu adalah: Jl Masuk Ke Pendopo Sesado Hokeng, Jl Raya di Blou, Tempat Jenazah Akim Maran dibaringkan di Blou, Darah orang tak bersalah (1 dan 2), Kaos penuh darah (kaos ini dipakai oleh salah seorang pembunuh Akim Maran untuk melap tangannya yang berlumuran).
Mohon doa agar para pembunuh Akim Maran dapat ditangkap dan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. Trims.
Terima kasih atas dimuatnya foto-foto ini.
Salam dan doa dari Jakarta

Rafael Maran

(Trims atas kiriman fotonya. Bagi mereka yang berminat untuk melihat foto-foto yang disebut di atas ini, silahkan membuka album 2)

07. Nov 2007, eputobi.net:

----- Original Message -----
From:
P. Konrad Kebung <mailto:konradsvd@yahoo.com>
To:
Arnold Manuk <mailto:arnoldmanuk@yahoo.de> ; bernard hayon <mailto:hayonbernard@yahoo.com>
Sent: Tuesday, November 06, 2007 2:18 PM
Subject: Eputobi-Flores

Salam dari Ledalero. Minggu kemarin Sr. Silina dan Sapiensia SSpS rayakan 40 tahun kaul mereka di Eputobi dan saya bersama Aleks Jebadu, pagi--pagi dari Ledalero untuk bisa menghadiri misa dan ramah tamah sederhana weli wulo. Kame herung nyadu Boli dan mamanya Arnold , juga bapak Anton Hayon, papinya Nard.
Saya amat kaget ketika tiba di sana bahwa saya diminta untuk mimpin upacara misa besar itu, dan tidak ada satu beritapun dari pastor paroki tentang itu, kendati mereka sampaikan kepada umat bahwa sudah kontaki saya. Saya agak marah tapi toh akhirnya misa itu berjalan dengan penuh improvisasi tapi karena kita sudah cukup biasa omong tentang hal-hal itu, semuanya berjalanan baik dan menyenangkan. Bahkan kedua suster dan seluruh keluarga amat berterimakasih bahwa saya ada disana sebagai keluarga dan sendiri memimpin upacara itu. Dalam kata sambutan saya mengatasnamai kita semua sampaikan selamat beerbahagia kepada mereka dan keluarga. Saya juga menghimbau seluruh umat untuk kerjasama di lewotanah.
Ada sekitaar 30-an suster dari Kewa, Hokeng, para probanis, aspiran dan postulan. Pendeknya tamu-tamu suster amat banyak.
Sore hari saya dan Aleks kembali ke Ledalero ditemani beberapa suster dalam mobil kami danmereka turun di Hokeng. Keadaan lewotanah baik-baik tapi masih amat panas. Hujan baru sekali dua dan hanya sekadar membasahi tanah.
Salam dan selamat belajar dan harap sukses. Jaga kesehatan baik agar bisa belajar dengan senang dan tenang.
Berkat Tuhan selalu

P.Konrad Kebung, SVD

17 Okt 2007, eputobi.net:

Mohon maaf karena selama ini saya tidak sempat mengaktualisir situs eputobi.net. Berikut ini beberapa kiriman yang sempat masuk ke eputobi.net. Terimakasih atas masukan-masukan anda. Mari kita saling mendoakan!

----- Original Message -----
From:
P. Konrad Kebung <mailto:konradsvd@yahoo.com>
To:
Arnold Manuk <mailto:arnoldmanuk@yahoo.de> ; bernard hayon <mailto:hayonbernard@yahoo.com> ; Don kumanireng <mailto:eputobi@yahoo.com>
Sent: Thursday, October 11, 2007 12:57 PM
Subject: P.Konrad Kebung, SVD

Selamat bertemu lagi.
Baru-baru saya berbicara dengan Kobus per telepon dan katanya alumni kita didesa sudah asyik menghimpun dana untuk 50 tahun SDK Eputobi. Harap dengan cara seperti ini kesatuan kita akan lebih kuat dan nampak, daripada hanya mencari unsur-unsur yang memecahkan kita semua.
Dari P. Arnold diberitakan bahwa proposal yang dibuat untuk pembangunan gedung serba guna di sekitar SDK Eputobi, dengan pelbagai kelengkapan di dalamnya seperti tempat olahraga dalam, perpustakaan dan perlengkapannya, alat musik, dll, rupanya bisa dijawab secara positif tapi mungkin tidak semua anggaran yang diminta dipenuhi. Kita berdoa dan berharap. Andaikan dana itu ada (kendatipun tidak besar) kita sudah bisa memulai sesuatu. Masyarakat bisa pada waktunya dikerahkan untuk bekerja. Sekalian menata seluruh lingkungan SD itu.
Kalau saya dapat dana pasti saya akan mulai dengan perlengkapan olahraga (bolakaki, volley, pingpong, dll) agar anak-anak muda bisa melampiaskan segala sesuatu lewat olahraga. Saya harap dalam bulan ini atau sebelum Natal saya ada waktu bisa ke kampung untuk mengecek.
Kemungkinan besar juga pada waktu itu (Juli) saya tidak ada di dalam negri...rencana ada rapat dan seminar di luar Indonesia. Saya harap ini tidak terjadi pada waktu itu...
Hanya ini saja berita. Salam selalu dan kita selalu saling mendukung.

P.Konrad


----- Original Message -----
From: "mario" <
mario_1971@telkom.net <mailto:mario_1971@telkom.net>>
To: <
arnold@eputobi.net <mailto:arnold@eputobi.net>>
Cc: <
mario_1971@telkom.net <mailto:mario_1971@telkom.net>>
Sent: Sunday, September 30, 2007 6:58 AM
Subject: foto seputar tabisan Uskup Atambua

Buat opu Pater Arnold. Go kirim tiga foto seputar
pentabisan uskup buat dokumen moeng juga baik. Salam dari
Opu Edi hayon, Atambua

foto 1; Pemberkatan perdana oleh Uskup Atambua, Mgr.
Dominikus Saku, Pr didampingi uskup Agung Kupang, Mgr.
Petrus Turang, Pr dan Uskup Weetebula, Mgr. Kerubim
Parera, SVD.

foto 2: Uskup Atambua, mgr. Dominikus Saku, Pr menangis
ketika berjabatan tangan dengan Uskup Emeritus, Mgr. Anton
Pain Ratu,SVD

Foto 3, Uskup Atambua, Mgr. Dominikus Saku, Pr

(Ketiga foto kiriman Opu Mario ini sudah di terbitkan juga di album kita. Selamat menyaksikan!)


----- Original Message -----
From: "Tony Suryokusumo" <
tsuryokusumo@id.seapro.crs.org <mailto:tsuryokusumo@id.seapro.crs.org>>
To: <
arnold@eputobi.net <mailto:arnold@eputobi.net>>
Sent: Sunday, September 16, 2007 1:25 PM

Selamat bertemu semua keluarga besar eputobi dimana saja
berada. Go merasa sangat bahagia dengan adanya website ini.Tite bisa
herung wekite walupun tite wekaeng saling berjauhan.
Lewat website ini,kita bisa saling membagi informasi tentang lewotana.go
masih bertugas di Lembata, Di Yaspensel kantor Cabang Lembata.

Petrus kelen.(Hp.+6285239039088)


----- Original Message -----
From:
pio hayon <mailto:pionoyah@yahoo.com>
To:
arnold@eputobi.net <mailto:arnold@eputobi.net>
Sent: Thursday, August 23, 2007 2:49 PM
Subject: Salam Jumpa lagi

Opu Arnold ytk...Salam sejahtera dan jumpa lagi
Go senang sekali bahwa tite bisa ketemu lagi di "warung net" ini untuk membagi cerita dan kasih satu dengan yang laenya. Go dapat info dari No Nar Hayon yang lagi studi di Roma bahwa kita punya jaringan sendiri dan go coba buka dan sangat senang sekali bisa mengaksesnya dengan cepat apalagi lagu-lagu itu langsung ingat Eputobi le, hehehee.
Opu Arnold tks...
Kalau tidak salah kita hanya ketemu satu kali saja waktu opu ke Ende dan ke Biara Bruderan dan kita bertemu disana. Go Br. Pio Hayon, SVD dan opu langsung ingat kalau go sebut narang goeng. Sekarang go di Manila mau ambil studi MA Counseling. Harapan semua dapat berjalan dengan baik.
Go cuma menyampaikan terima kasih kepada semua saja yang telah memungkinkan milis ini dapat terbentuk dan untuk kesuksesan acara yang telah dirancangkan bersama 50 thn SDK Eputobi. Salut untuk semuanya. Go cuma infokan satu berita terbaru : Sr. Cathrine, CIJ terpilih menjadi Pemimpin Umum Biara Susteran CIJ Ende. Mereka ada kapitel yang dimulai tanggal 3-12 Agustus lalu dan tanggal 13 Agustus ada pemilihan dan beliau terpilih menjadi pemipin umum yang baru. Periode lalu beliau juga termasuk anggota dewannya. Itu saja berita yang saya dapat dari Ende.
Kalau soal sejarah Eputobi go memang sama sekali buta karena dilahirkan dan dibesarkan di Waiwerang. Namun go akan sumbang satu dua ide kalau nanti ada yang sempat terlintas dalam perjalanan milis ini kedepan.
Akhirnya salam sejahtera untuk semuanya semoga dengan hadirnya milis ini kita semakin dekat bukan saja dalam dunia ide tapi lebih kepada kedekatan hati untuk merapatkan barisan membangun lewotanah tercinta.
salam hormatku
pio hayon, manila

Berita-berita terdahulu: